• January 25, 2026

Pertemuan balai kota: Penduduk Akinyele mengutuk kurangnya air minum dan jalan raya

Warga Daerah Pemerintah Daerah Akinyele di Negara Bagian Oyo mengecam kelalaian pemerintah Tate dalam bidang penyediaan fasilitas sosial di dewan.

Masyarakat baru-baru ini mengeluhkan pengabaian tersebut pada pertemuan balai kota yang diselenggarakan oleh Komisi Keadilan, Pembangunan dan Perdamaian (JDPC), Keuskupan Agung Katolik Ibadan, di Pusat Penitipan Anak, Sekretariat Pemerintah Daerah, Moniya, Ibadan.

Menurut mereka, “tidak ada air minum, jalan-jalan kita rusak, antara lain tidak ada lingkungan belajar mengajar yang kondusif di sekolah negeri kita dan perilaku siswa yang tidak bisa diatur.”

Berbicara pada pertemuan tersebut, Yang Terhormat Bolaji Badmos, Ketua, Komite DPR untuk Pemerintahan Daerah dan Urusan Kepala Suku di Dewan Majelis Negara Bagian Oyo, mengatakan bahwa adalah konstitusional dan wajib bagi warga Nigeria yang memilih untuk secara teratur memperhitungkan kepengurusan kepada pemilih.

Yang Terhormat Badmus, yang mewakili Konstituensi Negara Bagian Akinyele II, menekankan bahwa pertemuan semacam itu memberikan kesempatan kepada para pemegang jabatan politik untuk memberikan informasi yang benar kepada para pemilih tentang mandat mereka dan juga merasakan dampak dari kebijakan dan program pemerintah.

Anggota parlemen tersebut menyoroti beberapa kontribusi penting yang ia berikan di DPR, termasuk RUU Pelayanan Masyarakat, RUU Administrasi Peradilan Pidana; rancangan undang-undang untuk mendirikan Badan Pendaftaran Penduduk Negara Bagian Oyo dan tujuan terkait, antara lain.

Dia lebih lanjut mengungkapkan bahwa sebagai Ketua, Komite Pemerintahan Daerah dan Urusan Utama DPR, dia mengawasi amandemen Undang-Undang Pemerintahan Daerah negara bagian untuk memungkinkan pembentukan 35 Area Pengembangan Dewan Lokal (LCDA) yang baru dibentuk untuk meningkatkan pembangunan di seluruh wilayah. negara.

Dalam acara tersebut, Ketua Dewan Bapak Open Salami meminta pengertian dan dukungan masyarakat terhadap pemerintah.

Menurutnya, “Untuk keluar dari resesi, pendapatan internal harus ditingkatkan; yang hanya dapat dicapai dengan melaksanakan tugas konstitusional kita melalui pembayaran pajak secara teratur dan kerja sama dengan pemerintah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada kita.”

Program Officer JDPC yang membidangi Demokrasi dan Pemerintahan, Bpk. Jide Bamgbose, sebelumnya berbicara dan menekankan bahwa legislator hanya dapat bekerja secara efektif jika mereka mampu menyemangati konstituennya dan mewakili mereka secara efektif.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, platform ini diselenggarakan untuk menjembatani kesenjangan komunikasi antara masyarakat dan pemimpinnya serta menyediakan wadah bagi masyarakat untuk mengartikulasikan pandangan mereka terhadap kebijakan dan program pemerintah.

Pengeluaran Hongkong