• January 25, 2026

Para guru memprotes dugaan pemukulan terhadap rekannya oleh DSS

RATUSAN guru di bawah naungan Asosiasi Pegawai Negeri Sipil Senior Nigeria pada hari Selasa menyerbu gedung Dewan Negara Bagian Cross River dan kantor gubernur untuk memprotes pemukulan terhadap rekan-rekan mereka di Federal Government Girls College oleh agen departemen tersebut dari Dinas Keamanan Negara (DSS).

Agen bersenjata DSS Kamis lalu menyerbu gedung Federal Government Girls College dan diduga memukuli beberapa guru karena mencambuk putri seorang perempuan pejabat DSS.

Marah dengan perkembangan tersebut, para guru yang memprotes yang memadati jalan-jalan Calabar menyampaikan surat protes kepada Ketua, John Gaul-Lebo dan gubernur negara bagian, Prof Ben Ayade.

Protes yang dilakukan oleh anggota asosiasi tersebut, yang merupakan afiliasi dari Kongres Serikat Buruh, juga menarik perhatian para pejabat dari Persatuan Guru Nigeria cabang negara bagian.

Dalam surat bertajuk: Kasus Pengancaman Jiwa, Penganiayaan dan Penculikan Siswa serta Percobaan Pembunuhan Guru di FGGC itu ditandatangani masing-masing Ketua dan Sekretaris ASCSN, Udofa VM dan Emore ME.

Surat yang disampaikan kepada Ketua dan Gubernur meminta pemerintah mengusut tuntas masalah tersebut.

Ketua TUC negara bagian, Bapak Clarkson Otu, yang menyerahkan surat tersebut mewakili para guru, mengatakan: “Kami di sini untuk memprotes serangan brutal terhadap rekan-rekan kami di FGGC, Calabar oleh pejabat DSS pada tanggal 2 Februari. Kami tahu bahwa DSS tidak ada di antara Anda, namun kami datang untuk menyampaikan keluhan kami.

“Kami tahu Anda akan menggunakan jasa baik Anda untuk memastikan bahwa kasus ini tidak terselubung. Kasus ini ada di hadapan Anda dan kami menginginkan keadilan. Kami ingin kasus ini diselidiki dengan baik sehingga mereka yang berada di balik kebrutalan ini dihukum.”

Panitera DPR, Bassey Ekpenyong, yang menerima surat atas nama Ketua, meyakinkan para guru bahwa masalah ini akan ditangani.

Ia mengutuk tindakan pejabat DSS dan menekankan bahwa tindakan tersebut tidak diperlukan.

“Surat ini akan sampai kepada para guru tanpa dipalsukan. Kami akan memastikan keadilan ditegakkan,” katanya

Tn. Etam Eno, direktur Kantor Penasihat Keamanan Negara, yang menerima surat atas nama gubernur, berjanji akan mengadakan pertemuan antara manajemen FGGC dan DSS untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Gubernur sudah mengetahui pembangunan dan keadilan akan ditegakkan”

Hongkong Pools