• January 25, 2026

MAGI: Soroti pelecehan anak melalui drama

SALAH SATU cara yang paling populer untuk menarik perhatian publik terhadap suatu isu adalah melalui pertunjukan drama, dan itulah yang dilakukan oleh anggota National Youth Service Corps (NYSC) Oyo State Drama Club ketika mereka menangani isu pelecehan anak di negara tersebut selama pertunjukan panggung baru-baru ini.

Acara tersebut, yang diselenggarakan oleh Inisiatif Perlindungan Ibu dan Anak Perempuan (MAGI), sebuah organisasi non-pemerintah yang berbasis di Ibadan, ibu kota Negara Bagian Oyo, bertujuan untuk menyadarkan siswi dan orang tua terhadap risiko yang dihadapi anak perempuan setiap hari. tentang kehidupan normal mereka.

Aksi anggota korps terfokus pada Chichi, seorang anak yatim piatu yang dibawa ke keluarga mendiang orang tuanya di Lagos. Alih-alih Chichi didukung untuk mendapatkan pendidikan, keluarga barunya mengubahnya menjadi pembantu rumah tangga, dan ketika anak-anak lain di rumah tersebut bersekolah, Chichi berada di rumah melakukan pekerjaan rumah tangga.

Beberapa kali istri pamannya memukulinya setiap kali dia tidak melakukan pekerjaan apa pun, atau setiap kali dia lelah setelah bekerja berjam-jam.

Saat kasus Chichi masih berlangsung, Deborah, yang tinggal bersama ibunya, juga mengalami bentuk pelecehan anak lainnya saat dia menjual roti untuk ibunya dalam upaya mencari nafkah agar keluarganya bisa bertahan hidup.

Dalam beberapa kesempatan, Deborah bertemu dengan laki-laki yang berpapasan dengannya saat menjajakan roti, dan meski sudah menceritakan kekhawatiran tersebut kepada ibunya, ia (sang ibu) menepisnya dan menyuruhnya untuk fokus saja membuat rotinya.

Suatu hari, ketakutan Deborah menjadi kenyataan ketika dia diculik dan diperkosa berkali-kali oleh sekelompok anak laki-laki saat menjajakan roti. Namun, ketika ibunya mendapat kabar bahwa putrinya telah diperkosa, yang dia cari hanyalah apakah rotinya tidak dicuri oleh orang yang telah memperkosa putrinya.

Drama yang dibawakan oleh anggota korps tersebut menyoroti masalah yang dihadapi masyarakat dalam hal pelecehan anak dan pendiri MAGI, Alhaja Adijat Titilade Malik, dalam pidato pembukaannya di acara tersebut mengatakan bahwa acara tersebut bertujuan untuk menyadarkan siswi sekolah dan orang tua tentang bahayanya. kekerasan terhadap anak, serta cara mencegahnya.

Alhaja Malik memuji kemitraannya dengan berbagai organisasi profesi perempuan seperti Asosiasi Jurnalis Wanita Nigeria (NAWOJ), Asosiasi Pengacara Wanita (FIDA), dan organisasi lain dalam kolaborasi mereka untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan.

Pendiri organisasi tersebut kemudian menyoroti kisah suksesnya dalam upayanya memberdayakan perempuan di tanah air.

Juga dalam sambutannya pada acara tersebut, Ketua (Ibu) Folake Solake (SAN) mengutip berbagai bagian dari konstitusi Nigeria yang menyatakan bahwa pelecehan terhadap anak perempuan, atau melakukan kekerasan terhadap perempuan merupakan pelanggaran hukum.

Chief Solanke yang menjadi ketua pada kesempatan tersebut kemudian memuji MAGI atas kerja baik yang dilakukannya dalam melindungi kaum perempuan, dan khususnya anak perempuan.

Salah satu pembicara dalam acara tersebut, Ibu Funso Adegbola menjelaskan bahwa kekerasan terhadap anak merupakan suatu seni yang merugikan kesejahteraan anak, dan menyatakan bahwa hak anak juga merupakan hak asasi manusia.

Ibu Adegbola mengatakan salah satu hak dasar seorang anak adalah akses terhadap pendidikan, “dan anak yang berpendidikan sulit untuk diperbudak.

“Kita harus memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan pendidikan, terutama pada saat lebih dari 10 juta anak Nigeria putus sekolah.

“Kita juga harus terus berupaya melawan praktik-praktik yang merendahkan anak-anak perempuan kita seperti mutilasi alat kelamin perempuan, pelecehan seksual, pernikahan anak, paparan terhadap bahaya melalui penjajakan, dan masih banyak lagi,” kata Adegbola.

Di akhir acara, para pemangku kepentingan di bidang perlindungan anak perempuan menugaskan pemerintah federal dan negara bagian untuk memperkuat kesejahteraan sosial di negara tersebut serta lembaga keamanan agar hak-hak anak perempuan dapat dilindungi setiap saat. .

Result SDY