Bea Cukai memindahkan 337 Asisten Pengendali
keren989
- 0
Layanan Bea Cukai Nigeria (NCS) telah menyetujui penempatan kembali 337 Asisten Pengawas Bea Cukai. Bahkan Dinas membantah bahwa 11 kendaraan yang disita dari sebuah rumah di Kano adalah milik seorang Senator.
Menurut pernyataan yang ditandatangani oleh Wakil Juru Bicara NCS, Abubakar Dalhatu, pada hari Rabu, layanan tersebut menjelaskan bahwa, “Sebagai bagian dari reposisi layanan yang sedang berlangsung, Pengawas Keuangan Jenderal Bea Cukai, Kolonel Hameed Ibrahim Ali (Rtd) menyetujui penempatan kembali 337 Asisten Pengendali Bea Cukai ke berbagai komando di seluruh negeri dengan segera.
“Latihan pemindahan, yang juga mengukuhkan AC Joseph Attah sebagai Pejabat Humas Substantif Layanan, memindahkan AC Babadidi B. dari FOU Zona D ke Apapa; AC Udenze A. dari TIK ke TCIP; AC Ilesanmi KD dari Apapa ke Kad/Kt; AC Ugorji, OA dari ICT hingga PH II antara lain.
“CGC menugaskan petugas yang terkena dampak untuk mendukung kepemimpinan komando baru mereka dalam upaya baru untuk memperkuat budaya pemberian layanan yang lebih transparan.
“CGC juga mengatakan ‘banyak hal yang diharapkan dari NCS dalam hal kesejahteraan ekonomi dan keamanan negara.’
Sementara itu, dalam perkembangan terkait, NCS membantah bahwa 11 kendaraan yang disita dari Magaji Rumfa, GRA, di Kano, bukan milik Senator mana pun.
Dalam pernyataan lain yang ditandatangani oleh juru bicara layanan tersebut, Attah Joseph, pada hari Rabu, bea cukai menyatakan bahwa, “Perhatian Layanan Bea Cukai Nigeria telah tertuju pada publikasi nakal di beberapa platform cetak dan online bahwa layanan tersebut telah menyita kendaraan yang ke a senator di Kano.
“Karena hal ini dapat menyesatkan masyarakat dan memberikan sindiran yang salah, penting untuk menyatakan faktanya.
“Bahwa berdasarkan intelijen yang dapat dipercaya, Operasional Tim Kepatuhan NCS sedang melacak pergerakan beberapa kendaraan selundupan dari Maigata, Negara Bagian Jigawa ke sebuah rumah di Magaji Rumfa, GRA Kano.
“Pada tanggal 7 Februari 2017, 11 kendaraan, 10 Hilux dan 1 Land Cruiser disita dari rumah di Magaji Rumfa GRA, Kano dan dibawa untuk ditahan di Markas Komando Kawasan Pabean Kano.
“Bahwa petugas mengetahui tidak ada penghuni di dalam rumah tersebut, sehingga pintu gerbang terpaksa dibuka untuk mengambil kendaraan selundupan tersebut.
“Penyelidikan penyelundupan kendaraan tersebut masih berlangsung untuk menentukan pemilik sebenarnya.
Dari penjelasan di atas jelas bahwa siapa pun yang memperkenalkan sudut pandang ‘Senator’ pada cerita ini adalah murni kenakalan dan tidak mewakili posisi dinas dalam masalah ini. Oleh karena itu, laporan palsu dan menyesatkan harus diabaikan.”