• January 25, 2026

FG untuk mengintegrasikan universitas, institusi tersier lainnya dalam pelaksanaan UTME

• Saat JAMB mengirimkan daftar kandidat yang ‘memenuhi syarat’ ke institusi untuk disaring

Pemerintah Federal harus mengintegrasikan perguruan tinggi dalam pelaksanaan Ujian Matrikulasi Tersier Terpadu (UTME) yang dilaksanakan oleh Badan Penerimaan dan Matrikulasi Bersama (JAMB) sebagai bagian dari inisiatif untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ujian.

Hal ini terjadi ketika JAMB mengumumkan telah mengirimkan daftar calon yang lolos seleksi pada seleksi penerimaan tahun 2016 ke seluruh perguruan tinggi di Tanah Air berdasarkan kapasitas masing-masing perguruan tinggi.

Namun, Panitera dan Kepala Eksekutif JAMB, Profesor ‘Dibu Ojerinde, dalam pernyataan yang diberikan kepada wartawan pada hari Minggu di Abuja, mengatakan daftar tersebut tidak ada dalam daftar penerimaan.

Menurutnya, lembaga-lembaga tersebut diharapkan melakukan penyaringan dan menghasilkan daftar kandidat yang berhasil diterima untuk disetujui oleh JAMB, berdasarkan kriteria prestasi, daerah tangkapan dan negara-negara yang kurang beruntung secara pendidikan, yang disusun oleh Pemerintah Federal.

Ojerinde juga mencatat, jika daftar tersebut tidak mencukupi kebutuhan lembaga mana pun, lembaga tersebut dapat memperolehnya dari cetakan omnibus yang dikirimkan sebelumnya oleh pengurus.

Ia menekankan bahwa masyarakat dan semua perguruan tinggi harus memperhatikan bahwa penerimaan hanya akan disetujui oleh dewan setelah penyaringan calon yang tepat dilakukan oleh institusi tersebut.

“Daftar calon yang memenuhi ambang batas nasional sesuai kriteria yang ditetapkan akan dikirim ke institusi.

“Sekali lagi, untuk kejelasan, semua institusi yang mungkin membutuhkan lebih banyak cetakan omnibusnya dapat memperolehnya, seperti yang disebutkan di atas. Tujuan jujur ​​dari dewan adalah untuk memastikan bahwa ruang yang tersedia dimanfaatkan secara memadai,” katanya.

Sementara itu, Nigerian Tribune menyimpulkan bahwa pemerintah federal sedang membuat rencana untuk melibatkan penuh universitas, perguruan tinggi pendidikan dan politeknik dalam penyelenggaraan UTME selanjutnya di negara tersebut.

Sumber yang dekat dengan Menteri Pendidikan Malam Adamu Adamu mengatakan, pemikiran Mendiknas adalah memastikan perguruan tinggi dan perguruan tinggi lainnya terlibat mulai dari penyusunan soal hingga pengawasan pelaksanaan ujian.

Hal ini, menurut sumber tersebut, akan membuat hasil ujian tersebut dapat diterima oleh institusi tersebut, menyusul pembatalan Ujian Matrikulasi Tersier Pasca Terpadu (Pasca-UTME), oleh Pemerintah Federal dan kritik yang muncul setelah keputusan tersebut.

SDY Prize