50% pengangguran kaum muda: Heritage Bank dan BoI berkolaborasi dalam bidang kewirausahaan
keren989
- 0
Dengan angka pengangguran kaum muda di Nigeria yang diperkirakan mencapai 50 persen dari angkatan kerja, Heritage Bank Plc dan Bank of Industry (BoI) telah bekerja sama untuk memerangi pengangguran di kalangan segmen populasi tersebut dengan mempromosikan kewirausahaan.
Tn. Dominic Barton, Global Managing Director, McKinsey & Company, Inggris baru-baru ini mengatakan bahwa di Nigeria, pengangguran kaum muda mencapai 50 persen dan survei yang dilakukan oleh McKinsey menunjukkan bahwa 75 persen profesor universitas percaya bahwa mereka cukup mempersiapkan diri. pelajar untuk angkatan kerja, namun hanya 40 persen pengusaha yang memiliki pandangan yang sama
Kedua bank dalam upaya mendukung Pemerintah Federal dalam upayanya menciptakan lapangan kerja dan pemulihan ekonomi telah menyiapkan program-program yang didukung oleh Usaha Kecil dan Menengah untuk membawa negara ini melewati resesi yang akan datang.
Menurut Managing Director Heritage Bank Plc, Mr. Ifie Sekibo mengatakan ini adalah kesempatan bagi kaum muda berusia antara 18 dan 35 tahun untuk memanfaatkan berbagai saluran pembiayaan yang disediakan oleh Heritage Bank dan BoI.
Pada acara pembukaan Gerai Makanan ‘Live Well Bia’ di Surulere, Lagos, Sekibo yang diwakili oleh Ny. Raliat Oyetunde, konsultan bank untuk usaha kecil dan menengah (UKM), mengatakan bahwa dalam banyak kasus, pada masa resesi lah banyak jutawan baru bermunculan.
Menurutnya, passion, mentoring, dan finansial sangat penting bagi wirausahawan pemula. Dia menambahkan bahwa dokumentasi dan pembiayaan proyek yang dibuka tersebut diselesaikan dengan uji tuntas dalam waktu enam minggu, yang merupakan pencapaian besar dan dorongan bagi calon wirausaha.
Kata-katanya: “Kami membutuhkan lebih banyak pengusaha muda seperti Managing Director, Bia Live Well Outlet, Mr Fadesola Adedayo, untuk membawa Nigeria ke tingkat berikutnya karena outlet tersebut akan dibuka di 47 lokasi lain di seluruh negeri sebelum tahun berakhir.”
Dalam kontribusinya sendiri, penjabat direktur pelaksana, BoI, Mr. Waheed Olagunju, menegaskan bahwa dukungan BoI dan Heritage Bank untuk lebih memberdayakan wirausahawan muda akan mengarah pada pemulihan perekonomian Nigeria.
Olagunju mengatakan, membaiknya investasi akan memicu pemulihan pesat perekonomian negara yang sempat terpuruk. Menurutnya, mendukung wirausaha muda melalui pendanaan diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup banyak pemuda Nigeria yang ingin mandiri.
“BoI akan terus mendukung generasi muda dengan proyek-proyek inovatif seperti usaha ini karena hal ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri, namun juga bagi banyak orang lain dalam rantai nilai,” ujarnya.
Dia mencatat bahwa generasi muda yang visioner dan berbakat dengan rencana bisnis yang layak akan didukung oleh bank untuk mendorong industrialisasi di negara tersebut.
“Ini adalah proyek yang didukung BoI oleh Prinsult Consulting, salah satu dari 200 Penyedia Layanan Pengembangan Bisnis (BDSP) bank tersebut,” tambah Olagunju.
Ia mengatakan bahwa Graduate Entrepreneurship Fund (GEF) dan Youth Entrepreneurship Support Program dari BoI merupakan salah satu inisiatif bank yang bertujuan untuk membiayai wirausaha muda. Olagunju mendesak para orang tua untuk mendukung anak-anak mereka dalam upaya mencapai kesuksesan dalam usaha wirausaha.
Perlu diingat bahwa Heritage Bank bekerja sama dengan Center for Values in Leadership (CVL) baru-baru ini meluluskan 100 wirausaha muda dalam Program Pelatihan Kewirausahaan Muda (YETP) CVL di Ajegunle, Lagos. Hal ini merupakan tambahan dari program kewirausahaan pemuda lainnya yang melibatkan Heritage Bank, seperti Pengembangan Kewirausahaan Inovatif Pemuda (YIEDP) yang didukung oleh Bank Sentral Nigeria dan Inisiatif Hibah YES.
YETP bertujuan untuk mengidentifikasi kaum muda, terutama kaum muda di komunitas padat penduduk dan memasukkan mereka ke dalam program pelatihan 6 bulan dalam manajemen usaha kecil.
Dilatih dalam berbagai keterampilan seperti katering, pembuatan manik-manik, manajemen acara, desain fesyen, seni, tata rambut, tukang sepatu, dan lain-lain, para wirausahawan muda ini juga telah memperoleh keterampilan manajemen bisnis dan kewirausahaan yang komprehensif yang akan membekali mereka untuk menjadi pemilik bisnis yang sukses.
Tingkat pengangguran kaum muda Nigeria diperkirakan sebesar 38 persen pada tahun 2012 oleh Biro Statistik Nasional, sementara laporan bank sentral baru-baru ini mengonfirmasi bahwa 80 persen populasi kaum muda Nigeria menganggur.